Entity Relationship Diagram – Pert.2

Entity Relationship Diagram – Pert.2

Model Entity Relationship diperkenalkan pertama kali oleh P. P. Chen pada tahun 1967. Model ini dirancang untuk menggambarkan presepsi dari pemakai dan berisi obyek-obyek yang disebut entity dan hubungan abtar entity yang disebut relationship. Pada model ER ini, semesta data yang ada dalam dunia nyata ditansformasikan dengan memanfaatkan perangkat konseptual menjadi sebuah diagram, yaitu ER (Entity Relationship).
Diagram ER melengkapi penggambaran grafik dari struktrur logika. Dengan kata lain, diagram ER menggambarkan arti dari aspek data seperti bagaimana entity-entity, atribut-atribut, dan relationship-relationship disajikan.

Entity Relationship Diagram

1. Entitas
Entitas adalah segala sesuatu yang dapat digambarkan oleh data. Entitas juga dapat diartikan sebagai individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999). Entitas digambarkan dengan bentuk persegi panjang.

2. Atribut
Atribut merupakan pendiskripsian karakteristik dari entitas. Atribut digambarkan dalam bentuk lingkaran atau elips. Atribut yang menjadi kunci entitas atau key diberi garis bawah.

3. Relasi

 

Relasi menunjukkan adanya hubungan Antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Relasi digambarkan dalam bentuk bangun datar belah ketupat.

4. Kardinalitas
Kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain.

  • Satu ke Satu (One to One); Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B dan begitu juga sebaliknya.
  • Satu ke Banyak ( One to Many); Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya dimana setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas A.
  • Banyak ke Satu (Many to One); Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya dimana setiap entitas pada himpunan entitas B dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas A.
  • Banyak ke Banyak (Many to Many); Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, begitu juga sebaliknya.

Spesialisasi

  • Merupakan proses desain ER-Diagram dari atas ke bawah; membuat subgrup bentuknya entitas baru atau himpunan entitas baru
  • Subgroup menjadi himpunan entitas yang levelnya lebih rendah dan memiliki atribut yang tidak ada pada entitas level atasnya
  • digambarkan dengan segitiga terbalik dengan tulisan IS A

Generalisasi

  • Merupakan proses desain ER-Diagram dari bawah ke atas; mengkombinasikan jumlah himpunan entitas yang digunakan secara bersama
  • Generalisasi adalah pembacaan Spesialisasi terbalik

Agregasi

  • Agregasi adalah enkapsulasi dari beberapa entitas yang berelasi (1-n) atau (n-m).
  • Agregasi diperlukan untuk beberapa entitas yang berelasi dan merupakan kesatuan
  • Agregasi digambarkan (notasi) dengan persegi panjang yang menjadikan beberapa entitas menjadi satu (1) entitas.

Tahapan membuat ER Diagram

  • Menentukan Entitas
  • Menentukan Atribut Key (minimal ada 2 atribut dan 1 atribut adalah atribut Key) pada Entitas
  • Menetapkan Relasi antar Entitas
  • Menentukan Kardinalitas Relasi
  • Melengkapi entitas dengan atribut lainnya

Kamus Data

  • ER Diagram menunjukkan himpunan entitas dan relasi antara entitas
  • Pemodelan atau penggambaran atribut untuk yang atributnya banyak mengakibatkan ER Diagram menjadi tidak fokus
  • Sebagai pengganti penggambaran atribut maka dibuat Kamus Data diletakkan di bawah ER Diagram
  • Penulisan atribut pada Kamus Data diapit kurung kurawal ‘{‘ dan ‘}’ dengan atribut key diberi garis bawah.

Sumber : https://materibasisdata.blogspot.com/2020/06/entity-relationship-diagram.html